Menyongsong 1 Abad, Gereja St Antonius Padua Kotabaru Gelar Fun Run 5 K

Dalam rangka menyambut usia ke-100 tahun yang jatuh pada tanggal 26 September 2026, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru akan menggelar serangkaian agenda. Dengan mengusung tema “Teman Seperjalanan Dalam Berpengharapan”, peringatan 1 abad berdirinya salah satu gereja tertua di Yogyakarta ini tidak hanya akan dirayakan melalui kegiatan liturgi saja, tetapi juga dengan berbagai kegiatan seperti Donor Darah, Sunatan Massal, dan Fun Run bertajuk Kotabaru Run 2026.

Salah satu rangkaian program unggulan yang juga digelar yakni “Road to Kotabaru Run 2026”, dimana peserta diajak berlari sejauh 100 KM secara bertahap atau estafet setiap 5 KM mulai dari bulan Juli hingga bulan Agustus 2026 dan puncaknya di 5 KM terakhir berupa Kotabaru Run 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2026.

“Untuk pedaftaran peserta Kotabaru Run 2026  dibuka melalui kotabarun.titipbayar.id mulai 13 Juli 2026 dengan harga Early Bird Rp 125.000 dan Reguler Rp 150.000,” kata Vincentius Wawan selaku PIC Kotabaru Run 2026.

Fasilitas yang didapat antara lain Jersey, BIB Number, Medal, Water Station, Refreshment, Fotoyu by Official dan Doorprize menarik.

Event lari ini berbeda dengan event lari kebanyakan karena kita akan menjadi bagian dari sejarah 100 tahun berdirinya Gereja Kotabaru,” kata Dian Dipsi dari Jorace Management.

Rute lari sepanjang 5 KM akan melintasi kawasan bersejarah di Kotabaru dan melewati beberapa ikon-ikon menarik. Mengingat fun run ini ramah untuk anak dan semua kalangan, tentunya penyelenggaraan Kotabaru Run 2026 akan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan para peserta.

“kami berharap agar peringatan ini benar-benar membuka peluang untuk bisa melayani umat beriman bukan hanya Katholik namun lintas iman. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah dan semua pihak sehingga keberlangsungan dari peringatan 100 tahun Gereja Kotabaru tidak hanya seremonial saja dan gereja ini tidak hanya menjadi bangunan yang mati tetapi menjadi milik bersama serta dapat mengangkat nilai-nilai kearifan lokal khususnya di Yogyakarta,” kata Romo Agus Setiyono SJ selaku Romo Paroki Gereja Kotabaru.

Perayaan 100 Tahun Gereja Kotabaru ini digadang-gadang menjadi wujud dari keberagaman, hal ini tercermin dari pembuatan logo, jingle dan maskod yang dilombakan untuk umum. Adapun logo dimenangkan oleh peserta beragama Muslim dari Madura, untuk jingle dimenangkan oleh peserta dari agama Kristen Protestan dan Maskot dimenangkan oleh peserta beragama Katholik.

“Bagi masyarakat Jogja sendiri, Gereja Kotabaru ini adalah simbol toleransi hidup berdampingan. Ada Masjid Syuhada, ada Gereja HKBP, kami berdampingan hidup rukun dan damai,” kata Ibu Emiliana selaku Ketua Panitia HUT ke-100 Gereja Kotabaru.

Melalui gelaran Kotabaru Run 2026, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru berharap perayaan 1 abad perjalanan ini dapat menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat.

You May Also Like