Jalu and The Thrills kembali memperkenalkan karya terbaru mereka lewat single “Sekte Sosmed”. Band pop country bluegrass asal Surakarta ini mengangkat fenomena kecanduan media sosial dalam balutan musik yang ringan, jenaka, sekaligus menyentil kebiasaan sehari-hari.
Terbentuk di Kota Bengawan pada 2020, Jalu and The Thrills dikenal lewat perpaduan pop yang catchy, nuansa country yang hangat, serta energi bluegrass. Karakter tersebut kembali terasa dalam “Sekte Sosmed” melalui permainan banjo, mandolin, harmoni vokal, dan groove drum yang dinamis.
Lagu ini bercerita tentang kebiasaan scroll tanpa ujung, perdebatan di kolom komentar, hingga fenomena FOMO yang seolah berlangsung sepanjang waktu. Bhe, vokalis sekaligus gitaris Jalu and The Thrills, menyebut lagu tersebut lahir dari pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka sendiri.

“Sekte Sosmed” sekaligus menjadi ajakan untuk mengambil jeda dari layar dan kembali menikmati interaksi secara langsung. Pesan tersebut dikemas tanpa kesan menggurui, melainkan lewat lirik yang ringan dan dekat dengan fenomena kehidupan modern.
Jalu and The Thrills sebelumnya banyak mengolah fenomena kehidupan sehari-hari dan kritik sosial menjadi karya yang hangat dan relatable. Kini, “Sekte Sosmed” menjadi bagian dari langkah mereka memperluas jangkauan musik melalui platform digital dan telah tersedia di Spotify, Apple Music, YouTube Music, serta berbagai layanan musik digital lainnya.
