Band experimental death thrash asal Yogyakarta, Untu, merilis single terbaru berjudul “Rampogan” pada 6 Oktober 2026. Lagu ini menjadi single ketiga dari EP mendatang mereka, “Yet, I Smile.”
“Rampogan” terinspirasi dari tradisi Rampogan, sebuah ritual Jawa yang dikenal melalui pertarungan antara macan dan banteng dan dipraktikkan pada abad ke-18 dan ke-19. Lewat lagu ini, Untu mencoba membaca kembali tradisi tersebut sekaligus mengeksplorasi sisi liar dan kejam yang dianggap dapat hadir dalam diri manusia.
Secara musikal, “Rampogan” menandai perubahan dari karakter death thrash pada rilisan sebelumnya menuju warna blackened doom. Untu juga memasukkan komposisi gamelan Gendhing Monggang, komposisi tiga nada yang secara historis digunakan untuk mengiringi ritual Rampogan.
“Secara tradisional, ritual Rampogan melambangkan dominasi manusia atas alam. Namun yang liar dan yang beradab keduanya ada dalam diri sendiri, dan terbukti sama-sama kejam,” ungkap Untu.
Video musik “Rampogan” turut memperkuat konsep tersebut dengan menghadirkan penari barongan Desta Aldi Nugroho sebagai banteng dan Wahyu Kiky Yudha Prasetya sebagai macan. Video tersebut direkam di Lapangan Kalipucang, Yogyakarta, dengan menampilkan konfrontasi antara kedua karakter secara mentah dan intens.
Untu sendiri dikenal sebagai kelompok yang memadukan musik extreme metal old-school dengan gamelan Jawa. Band yang awalnya dibentuk di Los Angeles pada 2015 oleh komposer Sean Hayward ini mengangkat mitologi Indonesia dan gagasan eksistensialis melalui tema seperti takdir, ritual, dan kesia-siaan.
