Para Pameris mempersembahkan pameran seni kontemporer bertajuk “Echoes of Utopia” yang akan berlangsung pada 17 Juni hingga 17 Juli 2026 di Echoes of Utopia Art Space, Yogyakarta. Pameran ini menghadirkan pendekatan yang unik melalui konsep “4+1”, yang mempertemukan empat perupa dengan perspektif artistik yang berbeda, yakni Yarno Munir, Mas Rizal Koto, Afdhal, dan Deva Joni Antara, serta satu figur yang berperan memberikan epilog reflektif melalui karya fotografi naratif, Fakhrudin Faiz Mustofa Bisri.
Melalui karya-karya yang ditampilkan, keempat perupa mengeksplorasi berbagai realitas dunia yang dihadapi manusia masa kini. Setiap karya menawarkan sudut pandang yang beragam mengenai kehidupan, harapan, hingga dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, kehadiran Fakhrudin Faiz Mustofa Bisri melengkapi narasi pameran dengan rangkaian fotografi yang mengajak pengunjung melakukan perenungan lebih dalam terhadap pengalaman dan makna kehidupan.
Dirancang sebagai ruang jeda di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban, Echoes of Utopia tidak hanya menjadi tempat menikmati karya seni, tetapi juga menawarkan pengalaman yang mendorong pengunjung untuk berhenti sejenak, menenangkan pikiran, dan menemukan ruang kontemplasi. Pameran ini menghadirkan suasana yang nyaman dan intim, sehingga setiap pengunjung dapat membangun hubungan personal dengan karya-karya yang dipamerkan.
Pembukaan pameran akan dilakukan secara resmi oleh Dr. H. Fahruddin Faiz, yang dikenal sebagai akademisi dan pemikir publik dengan perhatian besar terhadap isu-isu kemanusiaan dan refleksi spiritual. Kehadirannya diharapkan semakin memperkaya makna dan dialog yang dihadirkan dalam pameran ini.
Tidak hanya menyuguhkan karya visual, rangkaian acara pendukung juga akan memeriahkan penyelenggaraan pameran. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan wayang kulit oleh Richie Taruna yang menghadirkan sentuhan tradisi dalam konteks kekinian. Selain itu, terdapat pula kegiatan Jamu Party yang menawarkan pengalaman budaya yang lebih santai dan interaktif.
Berbagai kelas seni juga disiapkan untuk mengajak masyarakat terlibat secara langsung dalam proses kreatif. Program Earthy Exhale menghadirkan pengalaman membuat karya keramik melalui kegiatan pottery, sementara Painted Relief mengajak peserta mengeksplorasi ekspresi visual melalui kegiatan melukis. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk memperluas pengalaman pengunjung dari sekadar melihat karya menjadi ikut merasakan proses penciptaan seni.
Lebih dari sekadar pameran, Echoes of Utopia merupakan sebuah kurasi pengalaman yang memadukan estetika visual, kedalaman filosofis, dan kenyamanan ruang. Melalui perpaduan tersebut, pameran ini berupaya menciptakan dialog emosional antara karya dan pengunjung, sekaligus menghadirkan resonansi yang dapat terus dirasakan bahkan setelah meninggalkan ruang pamer. Dengan pendekatan yang inklusif dan reflektif, Echoes of Utopia diharapkan menjadi salah satu ruang seni yang mampu menghadirkan pengalaman bermakna bagi masyarakat Yogyakarta maupun para pencinta seni dari berbagai daerah.
