Resmi Dibuka, Pony Park Jadi Destinasi Wisata Satwa Pertama Di Klaten

Kabupaten Klaten resmi memiliki destinasi wisata keluarga baru. Pony Park, taman wisata edukasi satwa di Desa Mojayan, Klaten Tengah, diresmikan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Selasa (7/7/2026). Meski baru diresmikan, destinasi ini telah menarik lebih dari 15 ribu wisatawan sejak masa soft opening pada akhir Juni 2026.

Penggagas Pony Park, Agung Sulistomo, mengatakan konsep wisata tersebut lahir untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi anak-anak melalui interaksi langsung dengan satwa.

Anak-anak sekarang sangat dekat dengan dunia digital. Banyak yang mengenal berbagai jenis hewan dari layar, tetapi belum tentu pernah melihat atau berinteraksi secara langsung. Melalui Pony Park, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus empati terhadap hewan,” ujarnya saat Grand Opening Pony Park di Klaten, Selasa (7/7/2026).

Pony Park menawarkan wisata edukasi interaktif dengan sekitar 80 satwa, mulai dari kuda poni, kapibara, rakun hingga berbagai jenis burung. Dengan harga tiket Rp35 ribu pada hari kerja dan Rp45 ribu saat akhir pekan, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas edukatif.

Pengelola Pony Park, Dipta Sulistiyanto, mengatakan pengunjung tidak hanya dapat melihat satwa, tetapi juga berinteraksi secara langsung melalui berbagai wahana.

Pengunjung juga bisa menikmati wahana memberi makan hewan, naik kereta wisata, menunggang kuda poni, dan pertunjukan animal show,” katanya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyebut kehadiran Pony Park menjadi kado Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten. Menurutnya, taman wisata bertema satwa tersebut merupakan yang pertama di Klaten dan diharapkan memperkuat sektor pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Klaten juga berencana mengintegrasikan Pony Park dengan kawasan wisata Rowo Jombor agar keduanya menjadi paket wisata yang saling melengkapi.

Sehingga menjadi paket wisata yang saling melengkapi dan semakin memperkuat daya tarik pariwisata Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang.

Ke depan, pengelola juga akan mengembangkan berbagai program edukasi, mulai dari kelas pengenalan satwa hingga pelatihan sederhana mengenai cara mengenal dan merawat hewan.

Pony Park diharapkan menjadi ikon wisata edukasi baru bagi masyarakat Klaten, Solo, Yogyakarta, dan wilayah sekitarnya.

You May Also Like