YOGYAKARTA — Jogja Kick Boxing Festival (JKBF) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Desember 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mengusung tema “Jogja Punya Nyali”, ajang ini memadukan kompetisi kickboxing berskala nasional dengan hiburan musik dan aktivitas komunitas.
Ketua Umum Pengurus Daerah Kickboxing Indonesia (KBI) DIY, Redy Apriyanta, menyebut festival ini menjadi salah satu upaya memperluas pembinaan atlet sekaligus mengenalkan kickboxing kepada generasi muda. Penyelenggara menargetkan 200–300 atlet dari berbagai daerah untuk ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Kompetisi ini dirancang terbuka bagi atlet dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak usia tujuh tahun hingga kategori dewasa. Lebih dari 30 kelas pertandingan disiapkan, mencakup nomor kick light dan low kick putra maupun putri, serta sejumlah kategori lain sesuai ketentuan pertandingan. Atlet dari berbagai camp dan komunitas kickboxing juga diharapkan dapat memanfaatkan ajang ini untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Tak hanya berfokus pada pertandingan, JKBF 2026 juga dikemas sebagai festival olahraga dan hiburan. Sejumlah musisi dan band dijadwalkan meramaikan acara, di antaranya Shaggydog, The Kick, The Cloves and The Tobacco, Ngatmombilung, Lavora, Aftershine, dan Guyon Waton. Nama-nama tersebut masih mengacu pada rencana penampilan yang disampaikan penyelenggara.
Melalui festival ini, KBI DIY berharap kickboxing semakin dikenal masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Selain membuka ruang bagi atlet muda untuk berkembang, kegiatan ini diharapkan mendorong anak muda menyalurkan energi melalui aktivitas olahraga yang positif serta melahirkan atlet potensial untuk bersaing di tingkat nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).