Band independen, Daun Jatuh, kembali merilis karya terbaru berjudul “permata hatiku”. Single ini menjadi rilisan kedua dalam perjalanan mereka menuju album terbaru, setelah sebelumnya membuka babak baru sebagai band independen melalui lagu “bukan tentangmu”.
Lagu “permata hatiku” ditulis oleh Verrel Alvirizky atau El. Dalam album mendatang, Daun Jatuh akan menghadirkan karya yang ditulis secara bergantian oleh dua personelnya, yakni El dan Timothy Gunung Tua.
Melalui single ini, El mengangkat cerita tentang jatuh cinta berulang kali kepada orang yang sama, rasa syukur atas sebuah pertemuan, serta keyakinan bahwa kehidupan terkadang menghadirkan sesuatu yang lebih indah dari apa yang pernah didoakan.
Tak hanya berbicara tentang romantisme, lagu ini juga menyentuh pertanyaan mengenai takdir dan perasaan yang belum tentu berbalas dengan cara yang sama. Hal itu tergambar dalam penggalan lirik, “Jika kamu lah takdirku, apa ku juga takdirmu?”, yang menggambarkan keraguan tentang apakah seseorang yang begitu berarti juga merasakan hal serupa.
Daun Jatuh menyebut “permata hatiku” sebagai kelanjutan cerita yang ingin mereka bagikan kepada pendengar. Jika single sebelumnya berbicara tentang berdamai dengan masa lalu, karya terbaru ini mengajak pendengar melihat pertemuan dengan seseorang sebagai salah satu bentuk anugerah. Single “permata hatiku” kini telah tersedia di berbagai platform digital streaming.