Di tengah percepatan kehidupan yang menuntut manusia terus bergerak tanpa jeda sehingga mengakibatkan krisis refleksi, seniman kontemporer R Wisnu D menawarkan sebuah “pemberhentian” radikal
Di tengah percepatan kehidupan yang menuntut manusia terus bergerak tanpa jeda sehingga mengakibatkan krisis refleksi, seniman kontemporer R Wisnu D menawarkan sebuah “pemberhentian” radikal