Penyanyi dan penulis lagu Aruma kembali membawa cerita personal lewat EP terbarunya, “Dan Ternyata Aku Cukup”. Karya ini resmi dirilis pada 3 September 2026 dan menjadi ruang bagi Aruma untuk merekam berbagai fase kehidupan yang ia lewati dalam beberapa tahun terakhir.
EP tersebut berisi lima lagu, yakni “Pura-Pura Hidup Lagi”, “Jalan Buntu”, “Senyum Pada Sepi”, “Semoga Nanti”, dan “Bulan Separuh”. Sebelumnya, “Jalan Buntu” dan “Pura-Pura Hidup Lagi” telah diperkenalkan sebagai single sebelum keseluruhan cerita dalam EP ini dirilis.
Bagi Aruma, kelima lagu itu bukan sekadar kumpulan materi musik. Masing-masing merepresentasikan pengalaman dan emosi yang berbeda, tetapi semuanya bertemu pada satu tema: perjalanan untuk belajar menerima diri dan menemukan arti “cukup”. Aruma bahkan menggambarkan EP ini seperti potongan buku harian yang akhirnya ia bagikan kepada pendengar.
Judul “Dan Ternyata Aku Cukup” juga menjadi semacam kesimpulan personal bagi Aruma. Ia bercerita bahwa sebelumnya dirinya kerap merasa perlu menjadi sosok tertentu agar bisa dicintai, dipilih, atau dianggap berharga. Dari proses tersebut, ia kemudian sampai pada kesadaran bahwa kekurangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terus meragukan diri sendiri.
Cerita personal itu terasa dalam sejumlah lagu. “Semoga Nanti”, misalnya, berkaitan dengan kebiasaan Aruma menarik diri ketika sebuah hubungan mulai terasa serius. Sementara “Bulan Separuh” membawa cerita yang lebih dekat dengan hubungan Aruma dan sang ayah pada masa lalu, ketika ia sempat merasa belum cukup di mata orang terdekatnya.
Secara musikal, EP ini juga menandai fase yang lebih introspektif dibanding karya sebelumnya, “Bertumbuh”. Jeda sekitar dua tahun sejak EP tersebut memberi Aruma ruang untuk menjalani berbagai pengalaman sebelum akhirnya menuangkannya menjadi lagu.
Kini, “Dan Ternyata Aku Cukup” sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital. Lewat lima lagunya, Aruma tidak hanya bercerita tentang luka dan hubungan, tetapi juga tentang proses berdamai dengan diri sendiri—sebuah perjalanan yang mungkin terasa dekat bagi siapa saja yang pernah bertanya apakah dirinya sudah cukup.
