Sanggar Seni Kinanti Sekar Rayakan 11 Tahun, Perkuat Komitmen Untuk Melestarikan Kebudayaan Di Yogyakarta

Sanggar Seni Kinanti Sekar kini memasuki usia ke-11 tahun sejak berdiri di Yogyakarta pada tanggal 24 Juli 2015. Selama lebih dari satu dekade, sanggar ini menjadi ruang belajar seni dan budaya yang berfokus pada pembelajaran seni tari bagi berbagai kelompok usia.

Sanggar ini membuka kelas tari untuk anak-anak usia 4-12 tahun, remaja usia 13-16 tahun, hingga kelas dewasa mulai usia 17 tahun. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 15.30 sampai 21.30 WIB.

Dalam perkembangannya, kegiatan Sanggar Seni Kinanti Sekar berlangsung di sejumlah lokasi. Di antaranya: Sanggar Seni Kinanti Sekar Pusat di Rumah Kelas Pagi Yogyakarta, Sanggar Kinanti RA di Pedhopo Royal Ambarukmo, Sanggar Kinanti Animalika di Animalika Society Space, Bale Tari Kinanti di Tembi Historical Home, serta Sanggar Kinanti Minggir yang berada di Jetis Depok, Sendangsari, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman.

Sanggar ini memiliki tujuan menjadi ruang seni yang sejahtera, berkarakter dan beradab. Pembelajaran seni pertunjukan, khususnya tari, tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berkesenian, tetapi juga menjadi sarana kebebasan berekspresi sekaligus menanamkan nilai-nilai keluhuran budaya kepada peserta didik.

Memasuki usia ke-11, Sanggar Seni Kinanti Sekar juga terus memperkuat perannya sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan mempelajari budaya melalui tari. Sanggar ini berkomitmen untuk ikut melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Momentum ulang tahun ke-11 sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan Sanggar Kinanti Minggir kepada masyarakat. Berlokasi di Jetis Depok, Sendangsari, Minggir, Sleman, cabang tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan masyarakat sekitar untuk belajar seni budaya, khususnya seni tari, sekaligus menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan sosial dan budaya.

Syukuran 11 tahun Sanggar Seni Kinanti Sekar digelar pada 25 Juli 2026 di Sanggar Kinanti Minggir. Kegiatan dimulai pada sore hari dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng yang dipimpin Rendra Bagus Pamungkas, kemudian dilanjutkan makan bersama para tamu undangan dan perangkat desa setempat.

Pada malam harinya, masyarakat disuguhi rangkaian hiburan mulai pukul 19.00 hingga 21.30 WIB. Pertunjukan tersebut melibatkan sejumlah pengisi acara, mulai dari pertunjukan musik oleh Kebun Kecil dan pertunjukan seni oleh para siswa Sanggar Seni Kinanti Sekar.

Selain itu juga dimeriahkan pertunjukam tari Widi Pramono, Pantomim bersama Mafiqo Latieff Raffa, serta Kelompok Sedhut Senut yang membawakan sandiwara berbahasa Jawa. Rangkaian hiburan tersebut menjadi bagian dari upaya sanggar menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Guyub lan Sesarengan”, perayaan 11 tahun Sanggar Seni Kinanti Sekar menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, saling menjaga dan mendukung, sekaligus memperluas kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, instansi, dan sanggar lainnya. Semangat tersebut sejalan dengan visi sanggar untuk menjadi ruang seni yang sejahtera, berkarakter dan beradab, serta mendorong pelestarian, edukasi, kreativitas, kolaborasi, dan pemajuan kebudayaan di Indonesia.

You May Also Like