Moda Moody Asal Malaysia Gelar Tour Promo EP Di Indonesia

Tanggal 2 Agustus 2025 yang lalu, Doggy House Records resmi merilis mini album Rekam Jejak dari band ska berbasis di Kuala Lumpur, Moda Moody. Dibentuk pada 2007, Moda Moody merupakan sekumpulan musisi yang memadukan beberapa genre musik ska, reggae dan indie. Mewakili generasi musisi yang terinspirasi budaya lokal maupun global, Moda Moody berdiri sebagai simbol menyatukan musik, identitas dan budaya.

Extended play Rekam Jejak yang menggaet Denny Frust sebagai music director pada proses rekamannya ini berisi 5 lagu yaitu, “Rindu Dihembus Bayu”, “Bodoh”, “Gadisku di Lantai Tari”, “Reggae dan Ska”, serta “Matahari”. Spesial di lagu “Rindu Dihembus Bayu” disisipi langgam keroncong yang terbukti mampu membuai para pendengarnya.

Di hari yang sama, band yang digawangi oleh Mell Malik (vokal), Ashley Gibson (gitar), Aliph (gitar), Mienang Ayuwe 69 (bass), J’Rowl (drum) dan Meer Dean (keyboard) ini juga melakukan launching EP bertepatan dengan event Ska Invasion di Bangunan Melaka (Melaka) bersama beberapa band ska lainnya yaitu The Corumn, The Island, The Everyday, Skymove dan Besska Tok Saad. 

Di penghujung bulan Agustus itu mereka juga mencetak EP ini ke dalam cakram padat CD bundling dengan t-shirt, poster & stickers. Masih di bulan yang sama, Moda Moody menggelar listening party untuk media bertempat di Honcho Pizza Parlour (Subang Jaya), di bulan selanjutnya mereka juga melangsungkan release party di Angguk Studio (Selangor) bersama An Honest Mistake, Single Stitch, Nahara dan Rakuza.

Promosi mini album ini pun akan digelar di Indonesia dengan bantuan Mother Earth Entertainment, ME.Space, ROTW Magazine dan DoggyHouse Records. Tour ini akan dibagi menjadi dua sesi dimana sesi pertama akan menjalani rute:
9 Januari 2026 – Milli Sayidan, Jogja
⁠11 Januari 2026 – Dekata Kafe, Malang
15 Januari 2026 – Batclub Store, Mataram, Lombok
17 Januari 2026 – Aranka Tempasan, Lombok Timur

You May Also Like